Perencanaan Pengaanggaran Kesehatan Terpadu pada BOK 2012

15 03 2012

Tahun ini merupakan tahun ke-3 puskesmas di Kabupaten Garut menerima dana bantuan Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) dari kemenkes RI. BOK merupakan salah satu program unggulan Kementerian Kesehatan. BOK merupakan upaya pemerintah untuk membantu daerah dalam mencapai target nasional bidang kesehatan yang menjadi kewenangan wajib daerah.

Hal yang menjadi dasar penyaluran bantuan ini adalah bahwa tidak semua kabupaten/kota mempunyai kecukupan anggaran atau kepedulian untuk membiayai pembangunan kesehatan, khususnya di Puskesmas. Padahal peran Puskesmas sangat penting, karena menjadi ujung tombak dalam upaya kesehatan di masyarakat, terutama upaya promotif  dan preventif.  Kedua hal tersebut semakin bergeser dari fungsi puskesmas karena derasnya tuntutan masyarakat untuk menanggulangi kejadian penyakit yang lebih nyata adanya.

Selama bergulirnya dana bantuan tersebut, terjadi dinamisasi yang sangat kuat. Dinamisasi tersebut berkaitan dengan sulitnya mengembalikan jatidiri program puskesmas pada jalur yang benar dan sulitnya pengadministrasian keuangan karena sedikt berbeda dengan kebiasaan puskesmas pada umunya.

Kesulitan menggiring puskesmas untuk merencanakan kegiatan promotif preventif melalui lokakarya mini merupakan hal yang paling dominan. Selama ini puskesmas hanya terpaku pada kegiatan kuratif di dalam gedung saja, sedangkan kegiatan luar gedung yang sebagian besar upaya promotif dan preventif  bukan menjadi prioritas utama kegiatan puskesmas.

Hal inilah yang harus dijadikan titik balik puskesmas untuk kembali ke jatidirinya. Dinas Kesehatan Kab. Garut melalui tim teknis BOK menggiring semua puskesmas untuk bisa merencanakan kegiatan promotif dan preventif yang lebih bermakna dan Evidance Based. Tahun 2012 ini Puskesmas di Kabupaten Garut diwajibkan membuat Perencanaan Penganggaran Kesehatan Terpadu (P2KT) Puskesmas sebagai dasar pengajuan dana BOK.

Sangat tidak mudah bagi tim Dinkes untuk mengarahkan puskesmas untuk menyusun dokumen ini. Semua tim mulai dari Kabid Yankes, Kasie Yandas, dan tim teknis (Pak Iwa dan Bu Sani- special Thank) untuk membimbing kami di Puskesmas menyusun perencanaan ini. Secara tidak langsung puskesmas dan jajarannya pun berusaha untuk menyusun program menurut analisis situasi masing masing puskesmas. Well, Alhamdulillah kami akhirnya bisa menyusun dokumen tersebut, semoga kegiatan kami di Tahun 2012 ini bisa lebih bermakna meningkatkan kesehatan masyarakat. Bagi yang mau unduh, bisa di klik disini.

Akan tetapi, dinamisasi kesulitan belum berhenti sampai tersusunnya dokumen perencanaan. masih banyak tantangan di lapangan pada saat implementasi dilakukan. Tantangan yang selanjutnya adalah pengadministrasian keuangan. Dengan diterbitkannya buku juknis keuangan BOK sedikit melegakan bagi kami di Puskesmas. Kejelasan bagaimana cara pertanggungjawaban yang selama ini sedikit  tidak jelas menjadi terang benderang. Dan, satu lagi yang paling membantu dalam pengadministrasian ini adalah adanya aplikasi SimBOK. Semua pertangguang jawaban BOK terintegrasi pada aplikasi ini. Bagi yang mau unduh, bisa di klik disini.

Akhir kata, Saluuuut untuk semua tim BOK Kabupaten Garut yang dengan semangat membangun puskesmas masing masing. Semoga sedikit keringat kami bisa menyehatkan masyarakat…

Tak lupa bagi yang mau unduh Juknis BOK bisa di klik disini.


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: