Kelas Ibu Hamil

24 08 2010

A. Pengertian

Dalam menjalankan perannya, ibu hamil membutuhkan pengetahuan yang baik tentang kesehatan ibu dan anak, salah satunya melalui pendidikan ibu hamil. Kelas Ibu Hamil adalah sarana untuk belajar tentang kesehatan bagi ibu hamil dalam bentuk tatap muka dalam kelompok yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu mengenai kehamilan, perawatan kehamilan, persalinan, perawatan nifas, perawatan bayi, mitos, penyakit menular dan akte kelahiran.

B. Tujuan

  1. Tujuan Umum

Meningkatkan pengetahuan, merubah sikap dan perilaku ibu agar memahami tentang kehamilan, perubahan tubuh dan keluhan selama kehamilan, perawatan kehamilan, persalinan, perawatan nifas, perawatan bayi, mitos/ kepercayaan/ adat istiadat setempat, penyakit menular dan akte kelahiran.

  1. Tujuan Khusus
    1. Terjadinya interaksi dan berbagi pengalaman antar peserta, antar ibu hamil dengan petugas kesehatan tentang kehamilan, perubahan tubuh dan keluhan selama kehamilan, perawatan kehamilan, persalinan, perawatan nifas, perawatan bayi, mitos/ kepercayaan/ adat istiadat setempat, penyakit menular dan akte kelahiran.
    2. Meningkatkan pemahaman, sikap dan prilaku ibu hamil tentang kehamilan, perubahan tubuh dan keluhan selama kehamilan.
    3. Meningkatkan pemahaman, sikap dan prilaku ibu hamil tentang perawatan kehamilan.
    4. Meningkatkan pemahaman, sikap dan prilaku ibu hamil tentang persalinan.
    5. Meningkatkan pemahaman, sikap dan prilaku ibu hamil tentang perawatan nifas.
    6. Meningkatkan pemahaman, sikap dan prilaku ibu hamil tentang perawatan bayi baru lahir.
    7. Meningkatkan pemahaman, sikap dan prilaku ibu hamil tentang mitos/ keprcayaan/ adat istiadat setempat yang berkaitan dengan kesehatan ibu hamil dan anak.
    8. Meningkatkan pemahaman, sikap dan prilaku ibu hamil tentang penyakit menular.
    9. Meningkatkan pemahaman, sikap dan prilaku ibu hamil tentang akte kelahiran.

C. Keuntungan kelas ibu hamil

  1. Materi diberikan secara menyeluruh dan terencana.
  2. Penyampaian materi lebih komprehensif
  3. Dapat mendatangkan tenaga ahli untuk memberikan penjelasan mengenai topik tertentu.
  4. Waktu pemberian materi menjadi efektif karena pola penyajian materi terstruktur dengan baik.
  5. Ada interaksi antara petugas kesehatan dengan ibu hamil pada saat pembahasan materi dilaksanakan.
  6. Dilaksanakan secara berkala dan berkesinambungan.
  7. Dilakukan evaluasi terhadap petugas kesehatan dan ibu hamil dalam memberikan penyajian materi sehingga dapat meningkatkan kualitas sistim pembelajaran.

D. Sasaran Kelas Ibu Hamil

Peserta kelas ibu hamil sebaiknya ibu hamil pada umur kehamilan 20 s/d 32 minggu, karena pada umur kehamilan ini kondisi ibu sudah kuat. Jumlah peserta kelas ibu hamil maksimal 10 orang setiap kelas, jika diperlukan suami/ keluarga diikut sertakan.

E. Langkah Pendidikan di Kelas Ibu Hamil

Dalam memberikan pendidikan pada ibu hamil tersebut dilakukan langkah-langkah dari mulai persiapan sampai pelaksanaan pembelajaran kelas ibu hamil Depkes & JICA (2008) antara  lain sebagai berikut:

  1. Melakukan identifikasi terhadap ibu hamil yang ada di wilayah kerja. Ini dimaksudkan untuk mengetahui berapa jumlah ibu hamil dan umur kehamilannya sehingga dapat menentukan jumlah peserta setiap kelas ibu hamil dan berapa kelas yang akan dikembangkan dalam kurun waktu tertentu misalnya selama satu tahun.
  2. Mempersiapkan tempat dan sarana pelaksanaan kelas ibu hamil, misalnya tempat di puskesmas atau polindes, kantor desa/balai pertemuan, posyandu atau di rumah salah seorang warga masyarakat. Sarana belajar menggunakan kursi, tikar, karpet, VCD player dan lain-lain jika tersedia.
  3. Mempersiapkan materi, alat bantu penyuluhan dan jadwal pelaksanaan kelas ibu hamil serta mempelajari materi yang akan disampaiakan.
  4. Persiapan peserta kelas ibu hamil, mengundang ibu hamil umur antara 5 sampai 8 bulan.
  5. Siapkan tim pelaksana kelas ibu hamil yaitu siapa saja fasilitatornya dan nara sumber jika diperlukan.
  6. Membuat rencana pelaksanan kegiatan
  7. Akhir pertemuan dilakukan senam ibu hamil, sebagai kegiatan/materi ekstra
  8. Menentukan waktu pertemuan, yang disesuaikan dengan kesiapan ibu-ibu, bisa dilakukan pada pagi atau sore hari dengan lama waktu pertemuan 120 menit dan senam 30 menit.

F. Materi Pada Kelas Ibu Hamil

  1. Pertemuan I
  2. Kehamilan, perubahan tubuh dan keluhan

a)    Apa kehamilan itu?

b)   Perubahan tubuh ibu selama kehamilan

c)    Keluhan umum saat hamil dan cara mengatasinya (kram kaki, wasir dan nyeri pinggang)

d)   Apa saja yang perlu dilakukan ibu hamil

e)    Pengaturan gizi termasuk pemberian tablet tambah darah untuk penanggulangan anemia

  1. Perawatan kehamilan

a)        Kesiapan psikologis menghadapi kehamilan

b)        Hubungan suami istri selama kehamilan

c)        Obat yang boleh dan tidak boleh dikonsumsi ibu hamil

d)       Tanda-tanda bahaya kehamilan

e)        Perencanaan persalinan dan pencegahan komplikasi (P4K)

  1. Pertemuan II
    1. Persalinan

a)      Tanda-tanda persalinan

b)      Tanda bahaya persalinan

c)      Proses persalinan

  1. Perawatan nifas

a)      Apa yang dilakukan ibu nifas agar dapat menyusui ASI ekslusif?

b)      Bagaimana menjaga kesehatan ibu nifas?

c)      Tanda-tanda bahaya dan penyakit ibu nifas

d)     KB pasca persalinan

  1. Pertemuan III

a)    Perawatan bayi

1)      Perawatan bayi baru lahir (BBL)

2)      Pemberian K1 injeksi pada BBL

3)      Tanda bahaya bayi baru lahir (BBL)

4)      Pengamatan perkembangan bayi/anak

5)      Pemberian imunisasi pada BBL

b)   Mitos

Penggalian dan penelusuran mitos yang berkaitan dengan kesehatan ibu dan anak.

c)    Penyakit menular

1)        Infeksi menular seksual (IMS)

2)        Informasi dasar HIV/AIDS

3)        Pencegahan dan penanganan malaria pada ibu hamil

d)   Akte kelahiran

Pentingnya akte kelahiran.

G. Pelaksanaan di Puskesmas Mekarwangi

Sebagai salah satu puskesmas yang menjadi intervensi program Buku KIA JICA, Puskesmas Mekarwangi merupakan pelopor dalam mengembangkan kelas ibu hamil. Sejak Tahun 2007 Puskesmas Mekarwangi telah aktif menyelenggarakan kegiatan kelas ibu hamil.

Tahun 2010 ini, kelas ibu hamil yang sedang berjalan terdapat 18 kelompok dengan anggota tiap kelompok sekitar 5-10 orang. Kegiatan ini diselenggarakan setiap bulan di RW atau perkumpulan kelompok kelas ibu hamil.

Sampai saat ini, Kegiatan kelas ibu masih bersifat sukarela dan swadaya. Tidak ada satupun pembiayaan yang harus dikeluarkan oleh ibu hamil untuk megikuti kelas ibu ini.

Hasil nyata dari kegiatan ini adalah pencapaian indikator K1 dan K4 yang cukup signifikan dan mencapai target sasaran. Walaupun dilihat dari Indikator Linakes masih belum memuaskan, tetapi peningkatan aspek pengetahuan ibu hamil melalui kelas ibu hamil sangat signifikan terlihat.

Aspek pendidikan kelas ibu hamil tersebnut merupakan salah satu aspek yang berkaitan dengan penuruanan AKI dan AKB, tetapi jika tidak sinergi dengan pengelolaan aspek yang lainnya maka akan memunjukan daya ungkit yang lemah.

Sumber: Depkes RI dan JICA.2008. Pegangan Fasilitator Kelas Ibu Hamil. Jakarta.Depkes RI dan JICA

Denny Rico Suryanto, typing@Pemda Garut


Aksi

Information

4 responses

27 08 2010
ida

Info yang menarik! Terimakasih sudah berbagi info yang sangat berguna ini!

Untuk anda yang peduli dengan kesehatan nutrisi Ibu Hamil dan Anak-anak, anda bisa menemukan informasi lengkap seputar Nutrisi dan aksi2 penanggulangan malnutrisi di Indonesia di http://nutrisiuntukbangsa.org

4 10 2010
Bali Wedding

ya ibu hamil harus mendapatkan nutrisi yang bagus karena itu sangat diperlukan oleh ibu hamil dan juga bayi yang ada didalam kandungannya. selain itu juga sangat diperlukan untuk rajin kontrol kedokter dan mendapat asupan vitamin, guna menunjang kesehatan untung sang bayi yang ada dalam kandungan ibu.

ibu bayi juga disarankan untuk tidak berdiam diri saja perlu melakukan aktivitas ternyata senam hamil itu sangat penting buat ibu hamil, kadang yang saya tau orang hamil tuh sering malas untuk bergerak, apalagi buat olah raga.

mereka kadang cuma jalan-jalan pagi saja untuk sekedar berolah raga……padahal latihan pernafasan atau belajar mengejan itu juga perlu buat ibu hamil, informasi ini sangat berguna buat saya thank infonya dan salam kenal……

Bali Villa Bali Villas Bali Property

29 03 2012
puskesmastulakanpacitan

Info yang bagus untuk menyiapkan geberasi sehat dan cerdas dimasa yg akan datang ( http://puskesmastulakanpacitan.wordpress.com/software-kms-who-antro-2005/ )

19 10 2012
sayidah

terima kasih infonya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 435 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: